Penggunaan Kipas Laptop USB Atau Cooling Pad yang Benar

Trend penggunaan kipas laptop USB atau coolpad sebagai pendingin eksternal laptop memang tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa jenis laptop yang dirancang khusus tidak disertai dengan lubang ventilasi di bawah laptop, mungkin sangat cocok jika diberikan tambahan berupa cooling pad. Namun bagi yang laptopnya sudah memiliki lubang ventilasi di bawah, Anda bisa menyiasati penggunaan cooling pad untuk penggunaan laptop yang lebih dari 4 jam terutama bagi laptop yang hanya memiliki 2 buah kipas pendingin di bagian dalam mesin, karena overheat yang terjadi pada laptop dapat melemahkan performa dan kinerja laptop serta hardware-nya.

Salah satu cara ideal dalam meningkatkan kinerja laptop adalah dengan menggunakan cooling pad atau pendingin laptop atau kipas usb ini. Telah tersedia dalam beberapa ukuran mulai dari 10, 11, 12, 15 bahkan lebih. Kipas ini umumnya bekerja dengan mengambil sumber daya listrik melalui port USB yang dipasangkan ke laptop, fungsi utamanya adalah untuk menghalau panas yang berlebih yang timbul pada laptop Anda. Ada beberapa cara agar laptop Anda tidak mudah panas, antara lain sebagai berikut:

- Jangan gunakan laptop pada pangkuan Anda ataupun permukaan yang lunak seperti kasur atau bantal karena dapat menghalangi sirkulasi udara ke laptop.
- Hindari over clock kinerja notebook yang kurang perlu, over clock dengan menggunakan software pihak ketiga justru akan menyebabkan panas yang berlebih pada komponen-komponen internal laptop yang menyebabkan overheat.
- Operasi kan laptop di tempat-tempat yang sejuk misalkan ruangan yang dipasang AC atau bisa juga di dekat kipas angin yang menghadap ke arah ventilasi udara laptop pada bagian samping.
- Istirahatkan/shut down laptop dan cabut charger apabila akan tidak dipakai dalam waktu yang lama.
- Gunakan kipas laptop USB atau cooling pad untuk menyerap hawa panas dari laptop.

Info Tentang Komputer Terbaru untuk Mencegah Ransomware

Cooling pad atau coolpad atau bisa juga disebut notebook cooler merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk menjaga suhu laptop/notebook agar tetap dingin. Sesuai dengan namanya, cooling pad disertai dengan beberapa kipas/fan yang berguna untuk meniupkan udara ke arah bagian bawah laptop. Hembusan angin yang ditimbulkan di sekitar laptop berfungsi sebagai pendingin dan membuat laptop bekerja pada suhu yang normal (tidak overheat). Dalam keadaan overheat, kinerja laptop akan melambat bahkan bisa me-restart kembali. Jika Anda sedang membuat tugas, tentu hal ini akan menjadi kendala.

Pemilihan cooling pad juga tidak boleh sembarangan, sebab jika salah pilih, maka bukan akan menambah kinerja laptop melainkan justru akan membawa debu masuk ke bagian dalam laptop. Sebelum membeli, pastikan dimana letak lubang ventilasi laptop Anda, sesuaikan dengan letak kipas cooling pad yang akan Anda beli, agar sirkulasi udara tetap lancar. Setelahnya, coba lihat arah udara pada cooling pad apakah ke atas atau ke bawah, sebaiknya pilih yang sirkulasi udaranya mengarah ke bawah/keluar, intinya adalah untuk menyedot hawa panas ke arah luar dan tidak membuat debu bertumpuk di dalam.

Apabila membeli cooling pad yang arah semburan angin nya ke bagian dalam laptop, mudah saja, tinggal balik kipasnya setelah membuka sekrup yang tersedia. Gunakan cooling pad jika Anda memakai laptop dalam waktu yang cukup lama dan segera bersihkan cooling pad jika sekiranya sudah mulai berdebu, jangan biarkan sampai debunya bertumpuk karena dikhawatirkan justru akan masuk ke dalam laptop. Kipas laptop USB ini harganya cukup beragam mulai dari 50 ribuan sampai ratusan ribu.


Click to comment