Kaca Mobil Murah, Pilih Menjualnya di Toko Online Atau Marketplace?

Kecanggihan yang dimiliki oleh teknologi internet sudah membawa gaya hidup menjadi semakin praktis serta modern. Ada begitu banyak hal yang sekarang ini mudah dilakukan dengan hanya menggunakan bantuan dari internet, termasuk saat ingin menjual kaca mobil murah. mungkin dulu kita harus ke pasar atau membuka toko untuk menjajakan barang kita tersebut, namun sekarang kita bisa menjualnya dengan mudah melalui internet. Dunia internet bisnis atau yang sering disebut dengan ecommerce berkembang dengan pesat dari 2011 lalu. Bahkan, perkembangan e-commerce di Amerika mencapai penjualan yang begitu besar.

Banyak konsep yang di usung untuk menjalankan bisnis ini seperti marketplace dan toko online. antara keduanya sudah pasti terdapat perbedaan masing-masing. Lantas, apa saja perbedaan antara keduanya? Toko online dapat dianalogikan sebagai toko ritel dan dioperasikan secara virtual. Penjual akan membeli barang dengan cara grosir dan menjualnya dengan harga retail pada para pelanggan menggunakan internet. Sebagai penjual, kita harus menghitung stock barang sebelum mempromosikannya. Dalam menjalankan toko online, kita akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan produk.

Peluang sukses saat menjalankan toko online kaca mobil murah ini ialah kemahiran menggunakan SEO. Kemahiran menggunakan SEO serta perangkat analisis yang lain bisa membuat produk toko online menjadi mudah ditemukan di daftar teratas mesin pencari, sehingga pengguna akan semakin tertarik melihat produk yang muncul di awal. Pangsa pasar dari toko online ini memang begitu besar, tetapi menjalankan toko online di tengah ramainya kompetitor sejenis sudah pasti bukan hal yang mudah untuk dilalui.

Selain mengandalkan konsep seperti toko online untuk mendapatkan keuntungan dari internet, konsep seperti marketplace juga bisa dijadikan sebagai pilihan yang tepat bahkan sangat minim resiko. Marketplace merupakan tempat di internet dimana banyak pihak di sana yang melakukan proses jual beli. Ada yang ingin mencari barang, sedangkan pihak lainnya menjual barang tersebut. Jika kita melihatnya secara konvensional, memang marketplace seperti pasar tradisional dengan banyak orang yang berkumpul di sana untuk melakukan kegiatan jual beli. Pihak penyedia marketplace sebagai fasilitator dan akan mempertemukan penjual dan pembeli.

Jika kita memilih menjalankan bisnis menggunakan marketplace, kita tidak harus pusing seperti apa pembagian keuntungan kotor yang harus diuraikan untuk biaya tertentu. Di marketplace, keuntungan yang di dapatkan hanya dipotong untuk pembiayaan transaksi. memulai bisnis di marketplace menjadi sebuah solusi yang tepat untuk pebisnis online yang tidak mempunyai dana memadai untuk menyimpan barang. Perkembangan dari bisnis marketplace juga bukan hanya terbatas pada penjualan produk, namun sudah mulai masuk di penyedia tenaga freelance. Banyak web yang menjadi wadah.

Selain dua bisnis tersebut untuk menjual kaca mobil murah, ada banyak konsep dari bisnis online lain yang bisa diterapkan dengan menarik untuk mengundang perhatian pembeli serta pengguna internet. Bahkan, konsep seperti lelang juga menjadi daya tarik tersendiri. Calon pembeli bisa mendapatkan kepuasan tersendiri bila mendapatkan produk dengan cara lain. Walaupun belum sepopuler toko online serta marketplace, konsep lelang ini menjadi konsep yang unik untuk menarik perhatian dari pengguna dunia maya. Berjualan di toko online atau pun di marketplace, keduanya memiliki kurang lebih. Tergantung kita yang harus menyikapinya. Berjualan di marketplace, mungkin lebih mudah di lirik pembeli, namun persaingannya juga ketat. Jadi, mana yang akan Anda pilih?


Click to comment