Peralatan Medis Rumah Sakit yang Sering Dipergunakan

Setiap orang tidak ingin sakit karena jika sakit akan membutuhkan uang yang banyak untuk berobat. Untuk memeriksa apakah Anda sakit atau tidak, maka diperlukan pemeriksaan dengan menggunakan peralatan medis rumah sakit. Dari sekian banyak peralatan medis yang digunakan, beberapa diantaranya sering dipergunakan karena untuk mengetahui gejala awal. Pertama yaitu tensimeter yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah dari pasien sehingga dokter dapat menentukan penanganan yang tepat.


Kedua adalah timbangan badan. Alat kedokteran yang tidak hanya dapat ditemukan di rumah sakit namun juga dirumah ini, walaupun terlihat sepele namun memiliki manfaat yang banyak. Beberapa manfaat dari timbangan badan yaitu:

  • Untuk pasien balita, berfungsi untuk membantu mengetahui perkembangan atau tumbuh kembang anak sehingga dapat mengetahui apakah anak tersebut kekurangan gizi, mendapatkan gizi yang tepat atau justru obesitas.
  • Untuk ibu hamil: agar dapat mengetahui kenaikan berat badan sehingga dapat diperkirakan apakah janin yang dikandung tersebut memiliki berat badan yang normal atau tidak.
  • Untuk pasien HD atau haemodialisis atau cuci darah: untuk mengetahui berapa banyak kenaikan berat badan dari HD yang lalu ke HD yang berikutnya sehingga dapat diperkirakan berapa jumlah cairan dalam tubuh dan cairan yang harus dibuang.
  • Untuk pasien biasa membantu untuk menentukan kadar gizi, apakah pas, kekurangan gizi ataupun mengalami obesitas.

Ketiga adalah stetoskop. Jenis peralatan medis rumah sakit ini membantu dokter untuk dapat mendengarkan suara yang ada di dalam tubuh manusia. Terdapat 2 jenis stetoskop yaitu single head dan dual head. Jenis stetoskop single head memiliki ujung yang hanya terdiri dari 1 lempeng pemeriksaan atau diafragma dan cenderung dipergunakan untuk dapat mendengarkan suara dengan frekuensi yang lebih tinggi seperti detak jantung karena memiliki rentang frekuensi yang tinggi dan suara jauh lebih jernih.

Sedangkan stetoskop dual head memiliki 2 sisi cup atau bell yang masing-masing sisi memiliki fungsi dan bagian tersendiri. Sisi dari stetoskop ini yaitu:

  • Diafragma yang memiliki bentuk lingkaran yang lebar dan pipih di ujung stetoskop untuk mendengarkan detak jantung yang memiliki frekuensi yang tinggi.
  • Bell memiliki bentuk lingkaran lengkung dengan ukuran yang lebih kecil dan berfungsi untuk dapat mendengarkan suara dengan frekuensi yang lebih rendah misalnya suara paru-paru.

Keempat adalah thermometer yang berfungsi untuk mengecek suhu tubuh. Kelima adalah penlight atau senter medis. Alat ini selalu ada di kantong atau saku dokter sehingga ketika terjadi sesuatu atau reaksi tertentu pada pasien, dokter dapat langsung mengeceknya. Senter medis tersebut tidak hanya dapat dipergunakan untuk memeriksa mata namun juga telinga serta hidung pasien.

Keenam adalah otoskop yang sering dipergunakan oleh dokter THT untuk membantu memeriksa keadaan di saluran telinga pasien misalnya apakah telinga pasien mengalami infeksi atau tidak. ketujuh adalah alat USG atau ultrasonography yang tidak hanya dapat digunakan untuk mengecek keadaan janin pada ibu hamil sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih dini jika ternyata ditemukan suatu masalah namun juga untuk pasien biasa. Pengecekan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan peralatan medis rumah sakit seperti alat USG adalah alat bantu untuk menentukan diagnosa dari keadaan tubuh yang terdiri dari cairan. Alat USG memiliki jenis yang banyak dan biasanya selain USG jantung dan kandungan, USG juga dipergunakan untuk memeriksa upper abdomen (thyroid, payudara, hati, limpha dan pankreas) serta lower abdomen yaitu ginjal, kandung kemih dan prostat.

Click to comment